PT Total Solution Energy | Jl. Tenggilis Barat No. 2A - Surabaya
sales@totalsolusienergi.com
Total Solution Energy | Maximize Power & Save More Energy TSE

Jasa Pengukuran

Power Quality | Infrared Thermography

Jasa Pengukuran Kami

Pengukuran Harmonic

Harmonic adalah bentuk gelombang sinusoida tegangan dan arus yang cacat dalam suatu jaringan listrik dan terjadi secara terus menerus. Harmonic timbul disebabkan adanya beban non linear yaitu beban dengan impedansi yang berubah ubah dengan tegangan yang diberikan.

Setiap komponen sistem distribusi dapat dipengaruhi oleh harmonic walaupun dengan akibat berbeda, namun demikian komponen tersebut akan mengalami penurunan kinerja bahkan kerusakan yang berbahaya sehingga menyebabkan downtime. Berikut beberapa gejala dari gangguan harmonic:

• Overheat Pada transformator sehingga terjadi penurunan daya atau efisiensi
• Panas pada saluran/kabel
• Getaran mekanis pada panel listrik
• Resonansi /overload pada power capasitor (Menyebabkan rusaknya capasitor)
• Banyak peralatan listrik rusak karena THD V yang berlebih

Pada areal industri beberapa peralatan yang dapat menyebabkan timbulnya harmonic antara lain power supply, variable freq drive, electroplating, dsb. Pengukuran THD ini berguna agar power quality selalu terjaga sehingga dengan power quality yang baik diharapkan dapat mencegah kerusakan peralatan industri yang menyebabkan downtime dan meningkatkan efisiensi produksi juga energi.

Infrared Thermography

Selain pengukuran THD, pengukuran overheating pada peralatan industri juga perlu dilakukan. Adanya penyimpangan (overheating) umumnya merupakan gejala awal suatu kerusakan peralatan. Pendeteksian overheating secara dini dapat mencegah kerusakan yang lebih parah seperti : terhentinya aliran listrik secara tiba-tiba, berhentinya operasi mesin/fasilitas produksi, atau timbulnya bahaya kebakaran pada titik-titik overheating yang tidak terdeteksi.

Penyebab overheating yang sering dijumpai pada peralatan Listrik & Mekanik adalah sambungan kabel/busbar/komponen listrik yang kendor atau kotor, overloading capacity, pembebanan yang tidak seimbang antara fasa R,S,T, terjadinya induksi elektromagnetis, dsb.

Pemeriksaan infrared thermography dilakukan pada saat mesin/peralatan sedang beroperasi, sehingga tidak mengganggu kelancaran produksi/operasi perusahaan. Frekuensi pemeriksaan dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk instalasi yang beban operasinya berubah-ubah secara cukup drastis, atau minimal setiap tahun sekali untuk instalasi yang beban operasinya relatif stabil.

Untuk Detail Proposal